Kades Asep Gunawan Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Ahmad Rapei, Tokoh Agama dan Pendidikan Jayamulya

BEKASI — Kabar wafatnya KH Ahmad Rapei meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Sosok yang dikenal sebagai guru, tokoh agama, sekaligus salah satu pelopor pendidikan Islam di Desa Jayamulya tersebut meninggal dunia pada Selasa, 22 September 2026, dalam usia 72 tahun.

Kepala Desa Jayamulya Asep Gunawan menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya KH Ahmad Rapei. Menurutnya, kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi keluarga sekaligus masyarakat Jayamulya yang selama ini mengenal kiprah dan pengabdian beliau.

Asep Gunawan bersama jajaran Pemerintah Desa Jayamulya turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa KH Ahmad Rapei selama mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Sosok Guru yang Dikenang Masyarakat

KH Ahmad Rapei bukan sekadar dikenal sebagai seorang guru. Di tengah masyarakat Jayamulya, almarhum dikenal sebagai tokoh agama yang memiliki perjalanan panjang dalam pendidikan dan pembinaan keagamaan masyarakat.

Almarhum juga dikenal sebagai murid langsung Mama Makmun Nawawi dari Cibogo, Cibarusah. Jejak keilmuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan KH Ahmad Rapei dalam mengabdikan ilmu dan memberikan pendidikan agama kepada masyarakat.

Dedikasi almarhum dalam dunia pendidikan juga membuat namanya melekat dalam sejarah perkembangan pendidikan Islam di Desa Jayamulya. KH Ahmad Rapei disebut sebagai salah satu pelopor Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Jayamulya.

Jejak Ketokohan yang Ditinggalkan

Selama hidupnya, KH Ahmad Rapei dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Perannya dalam pendidikan dan keagamaan membuat almarhum memiliki tempat tersendiri di hati warga.

Bagi masyarakat, seorang guru bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga meninggalkan nilai, nasihat, dan keteladanan. Hal itulah yang membuat kepergian KH Ahmad Rapei menjadi kehilangan yang dirasakan oleh banyak pihak.

Kades Asep Gunawan menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih atas pengabdian almarhum selama menjadi bagian dari masyarakat Desa Jayamulya. Jasa dan perjuangan beliau dalam pendidikan serta kehidupan keagamaan diharapkan menjadi warisan yang terus dikenang generasi penerus.

Sejumlah unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Desa, BPD, MUI, NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga, turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Warisan Ilmu yang Diharapkan Terus Mengalir

Kepergian KH Ahmad Rapei meninggalkan warisan yang tidak berupa materi, melainkan ilmu, pendidikan, nasihat, dan keteladanan.

Apa yang telah dilakukan almarhum selama puluhan tahun diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Jayamulya untuk terus menjaga pendidikan Islam dan tradisi keilmuan di tengah masyarakat.

Selamat jalan KH Ahmad Rapei. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga ilmu dan kebaikan yang telah diajarkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.

  1. Kades Asep Gunawan Sampaikan Duka Mendalam, KH Ahmad Rapei Dikenang sebagai Tokoh Agama Jayamulya
  2. KH Ahmad Rapei Wafat, Kades Asep Gunawan: Jayamulya Kehilangan Sosok Guru dan Tokoh Agama
  3. Kades Asep Gunawan Berduka, KH Ahmad Rapei Tinggalkan Jejak Besar Pendidikan Islam di Jayamulya
  4. Tokoh Agama dan Pelopor Pendidikan Jayamulya KH Ahmad Rapei Wafat, Kades Asep Gunawan Sampaikan Duka
  5. KH Ahmad Rapei Tutup Usia, Kades Asep Gunawan Kenang Pengabdian Sang Guru di Desa Jayamulya
Jayamulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *